Spesifikasi Lengkap Apple Vision Pro

Apple Vision Pro adalah headset spatial computing yang menawarkan pengalaman imersif dalam dunia virtual dan augmented reality. Headset ini dilengkapi dengan chip Apple M2 yang memiliki delapan core CPU, 10 core GPU, dan 16 core Neural Engine. Chip M2 ini memberikan kinerja yang tinggi dan hemat energi untuk menjalankan berbagai aplikasi dan game di Vision Pro.
Selain itu, headset ini juga memiliki chip khusus bernama R1 yang didesain untuk mengelola input audio dan video, serta meningkatkan bandwidth memori menjadi 256GB/s.
Bandwidth memori ini lebih cepat 2,5 kali dibandingkan dengan MacBook Air dan iPad Pro, dan hampir menyamai MacBook Pro dengan M3 Max. Headset ini juga memiliki RAM unified 16GB dan pilihan storage 256GB, 512GB, dan 1TB.
Apple Vision Pro memiliki dua layar micro-OLED dengan total 23 juta piksel yang dapat menampilkan gambar 3D dengan kualitas tinggi. Layar ini mendukung refresh rate 90Hz, 96Hz, dan 100Hz, serta dapat memutar video 24fps dan 30fps tanpa judder.
Headset ini juga memiliki 12 kamera, enam mikrofon, dan lima sensor yang dapat melacak gerakan mata, tangan, dan suara pengguna. Fitur lainnya adalah TrueDepth camera, LiDAR Scanner, Optic ID, dan Spatial Audio.
Apple Vision Pro berjalan dengan sistem operasi visionOS yang memiliki berbagai aplikasi bawaan seperti Safari, Mail, Messages, Music, Photos, TV, dan lain-lain. Pengguna juga dapat mengunduh aplikasi lainnya dari App Store yang khusus untuk Vision Pro.
Sayangnya, beberapa layanan streaming populer seperti YouTube, Netflix, dan Spotify belum mendukung headset ini. Pengguna hanya dapat mengaksesnya melalui browser Safari.
Apple Vision Pro dibanderol dengan harga USD 3.500 atau sekitar Rp 54 jutaan. Headset ini sudah bisa dipesan sejak akhir 2023 dan akan mulai dikirimkan pada awal 2024.
Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki headset canggih ini, Anda harus menyesuaikan ukuran kepala Anda dengan menggunakan aplikasi Apple Store. Headset ini tersedia dalam beberapa pilihan warna dan aksesoris.